Thursday , December 13 2018

BMW 318i E30 – Long Story Short, The Iconic E30

BMW 318i Hartge Otoschnell (4)

Tidak selamanya cinta abadi hanya ditujukan kepada makhluk hidup. Bagi sebagian besar car enthusiast, tentunya perasaan cinta abadi merujuk kepada suatu mobil. Salah satunya anak muda bernama Devandra yang bisa dibilang ‘cinta mati’ kepada BMW 318i E30 generasi pertama ini dengan cerita yang relatif panjang.

BMW 318i Hartge Otoschnell (5)

Pemilik pertama mobil kelahiran tahun 1989 ini sebenarnya bisa dibilang masih dalam lingkup keluarga Devandra sendiri. “Nah jadi, mobil ini tangan pertama. Karena suatu alasan, BMW E30 ini sempat dijual. Tapi setelah diskusi dengan bokap, akhirnya mobil ini dibeli lagi untuk disimpan” Jelasnya.

BMW 318i Hartge Otoschnell (1)

Devandra juga memiliki alasan yang cukup kuat mengapa kembali membeli BMW 318i-nya, padahal jika dipikir-pikir, masih banyak BMW E30 lainnya yang bisa dijadikan ‘bahan’. “Bisa dibilang cinta mati om, dan juga susah cari lagi dengan kondisi seperti ini. Mobil ini cat semua masih orisinil bawaan pabrik,” ungkapnya.

BMW 318i Hartge Otoschnell (9)

Pemuda ramah ini kembali menjelaskan bahwa BMW E30-nya memang merupakan mobil simpanan, dan jarang dipakai. “Alhamdulilah mobil tidak pernah nyenggol om, paling cuma dikit doang di bemper, tapi dikit. Cat-nya kalau diperhatiin udah tipis om, kalau dipoles lagi mungkin bisa botak hahaha” Candanya.

BMW 318i Hartge Otoschnell (7)

BMW 318i Hartge Otoschnell (8)

Kondisi orisinil memang masih dipertahankan olehnya, hanya saja ditambahkan aksen ‘Hartge’ pada bagian eksteriornya. Hartge sendiri memang membuat berbagai aksesoris seperti untuk mobil-mobil BMW, termasuk BMW E30. “Saya buat single tuner karena suka dengan model velg Hartge” Jelasnya singkat.

BMW 318i Hartge Otoschnell (2)

BMW 318i Hartge Otoschnell (11)

Tak hanya orisinil di eksterior, kabin pun dibuat senyaman mungkin dengan kondisi orisinilnya. Betul, interior BMW 318i miliknya masih berkondisi orisinil bawaan mobilnya, mulai dari dashboard, jok, doortrim dan lainnya. Devandra hanya menambahkan head unit berlabel Becker, OBC Lights, serta setir M-tech II. Beberapa adalah items yang lumayan rare.

BMW 318i Hartge Otoschnell (10)

BMW 318i Hartge Otoschnell (3)

BMW 318i Hartge Otoschnell (12)

Sementara mesin bawaan M40 masih menempel di BMW E30-nya. Mesin berkapasitas 1.8L dengan tenaga lebih dari 110 HP tersebut dirasa masih cukup. Hanya pergantian minor yang dilakukan, seperti fan yang dirubah ke model elektrik, saringan udara, hingga muffler Eisenmann.

BMW 318i Hartge Otoschnell (6)

Diakui oleh Devandra jika mobil BMW 318i-nya tetap akan dilestarikan. “Ini mobil disayang-sayang sama bokap, doi juga hobi otomotif, dan turunnya ke saya. Kedepannya kemungkinan mau ganti mesin om hahaha,” Tutupnya

Check Also

TARGETKAN 1000 SPLU TERSEBAR, PLN ADOPSI TEKNOLOGI BMW

Meningkatnya perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, khususnya di Jakarta,  perlu  didukung  juga  dengan  infrastruktur  pengisian  …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *