Tuesday , September 26 2017

BMW E46 M3 Covertible – Looking For A Needle In Haystack

BMW E46 M3 Otoschnell

Idiom yang menjadi judul features story kali ini memang kami rasa tepat untuk mendeskripsikan tentang BMW E46 M3 berjenis convertible ini. Bagaimana tidak, tipe coupe atau 4 pintu-nya saja jarang sekali terlihat, namun kami berhasil melakukan peliputan untuk unicorn yang satu ini.

BMW E46 M3 Otoschnell

Dari bentuknya memang sekilas terlihat seperti sedan E46 dengan convertible / soft top yang dapat dibuka. Namun detail lainnya seperti fender fin, big brake, dan ciri khas lainnya mengindikasikan bahwa mobil berwarna silver grey metallic ini merupakan kasta tertinggi di silsilah keluarganya, yakni M Series, atau yang biasa dikenal dengan BMW M3.

BMW E46 M3 Otoschnell

BMW E46 M3 Otoschnell

Sang owner yang bernama Harris Harahap memang tak sembarangan dalam hal dress-up mobilnya ini. Sedikit saja salah langkah modifikasi, bisa merusak estetika mobil pabrikan Bavaria ini. “Saya enggan pasang parts terlalu ramai dan tidak fungsional, cukup menekankan tema modifikasi yang simple untuk mengangkat keanggunan serta sisi sporty dari mobil ini saya rasa sudah cukup” Buka sang kolektor die-cast tersebut.

BMW E46 M3 Otoschnell

Bisa terlihat jelas bahwa tubuh molek E46 M3 ini dikelilingi dengan lips bermaterial carbon fiber. Hal ini dilakukan untuk mendongkrak tampilan mobil agar lebih sporty meskipun bemper dan side skirt milik M3 memang terlihat sudah eksklusif.

BMW E46 M3 Otoschnell

Ciri khas lain dari tipe E46 M3 adalah quad barrel pada bagian muffler tip, meski demikain, pekerja swasta tersebut tak menyebutkan tipe dari exhaust system yang digunakan pada mobilnya. Yang jelas, suara yang dihasilkan dari mesin S54B32 berkapasitas 3.200cc inline 6 harus diakui sangat memacu adrenalin mengingat performanya yang tinggi, belum lagi transmisi Drivelogic SMG-II dengan 6 percepatan membuat akselerasi makin responsif. Adapun Simota Air Box yang memperlancar aliran serta volume udara yang masuk ke ruang bakar agar pembarakan dalam combustion chamber makin optimal.

BMW E46 M3 Otoschnell

BMW E46 M3 Otoschnell

Mobil berkelas dengan velg standar memang bagai model berjalan di catwalk tanpa stiletto. Untuk mengatasinya, Pria 43 tahun itu menjatuhkan pilihan pada merk BBS tipe LM Diamond Black yang lebih mengarah ke aksen sporty dengan diameter velg 20 inci. “Saya suka dengan konsep demikian karena menurut saya setup seperti ini lebih long lasting ketimbang style modifikasi yang neko-neko” Ujarnya pada kami.

BMW E46 M3 Otoschnell

Benar saja, velg tersebut secara spontan dapat membuat ‘silau’ dengan model dish-nya yang catchy dipadu gap antara fender dan ban mobil yang terlihat proper. “Pengennya nanti pasang KW Suspension tipe coilover biar makin enak dilihat, sama big brake kit dari AP Racing untuk improvement di pengereman sekaligus estetika” Beber Harris. “Ini merupakan salah satu mobil yang masuk dalam dream car list saya sejak bertahun-tahun lamanya, akhirnya setahun belakangan ini terwujud juga” Tutupnya.

BMW E46 M3 Otoschnell

Spesifikasi

Mesin

Air Box Simota

Kaki-kaki

Velg BBS LM Diamond Black 20”

Eksterior

Lips carbon fiber

Check Also

GIIAS-Surabaya-Otoschnell-(2)

GIIAS Surabaya Akan Digelar 20-24 September 2017

GAIKINDO (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) akan melanjutkan keberhasilan pelaksanaan GIIAS sekaligus melanjutkan rangkaian kesuksesannya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *