Tuesday , September 26 2017

Ducati Monster 1100 Evo 2013 – Big Bad Bulky Ride

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-3

Masih ingat dengan MV Agusta F3 800 (Klik Disini) milik Mr. M? Ducati Monster 1100 Evo ini adalah cikal bakal dimana dirinya memulai mengendarai big bike. Pantas saja, Otoschnell melihat sosok Mr. M sebagai rider yang cenderung memiliki jam terbang tinggi untuk mengendarai moge karena memang 1100 Evo ini memiliki torsi yang relatif ‘mematikan’ untuk ukuran naked bike.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-6

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-9

“Sebelumnya motor saya adalah KTM duke 200, Vespa GTV250, dll. Jadi dengan motor ini saya belajar untuk mengendalikan motor dengan cc diatas 800. Bisa dibilang sangat gahar, karena torsi dari L twin cylinder 1100 cc sangat beringas untuk stop and go city ride, bisa mengalahkan sports fairing di tarikan awal hingga diatas 100km/h” Ungkap Mr. M ketika ditanya impresinya soal motor pabrikan Italia ini.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-2-2

Memiliki torsi yang berlebih, membuat dirinya enggan terlalu jauh melakukan personalisasi pada mesin. But boys will be boys, rasanya memang Mr. M tetap ingin motornya memiliki personalisasi yang mencerminkan karakter berkendaranya. “Konsepnya city rider. Tidak terlalu banyak ubahan, tetap minimalis dan fungsional. Motor ini sudah memiliki karakter tersendiri, penambahan aksesoris hanya diperuntukan kenyamanan berkendara di dalam kota” Ujarnya.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-7

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-8

FYI, gelar ‘Evo’ yang disandang motor ini memang memiliki beberapa perbedaan dibandingkan dengan Ducati Monster 1100. Yang paling mencolok dari segi estetika dan handling adalah aplikasi suspensi depan Marzocchi 43mm fully adjustable inverted pada model Evo. Sedangkan dari segi performa, 1100 Evo memiliki tenaga lebih besar di angka 100hp dibanding 1100 yang memiliki tenaga 95hp. Torsi pun lebih terasa di angka 103lb-ft untuk 1100 Evo, dimana 1100 memiliki torsi sebesar 79.5lb-ft.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-2

Kapasitas mesin sebesar 1.078cc dengan konfigurasi piston V-twin pun tak disia-siakan Mr. M dengan mengganti exhaust system standarnya dengan pabrikan Werkez USA. “Pemasangan slip-on Werkez muffler sangat mudah, sekaligus merubah suara silent dari monster ini menjadi raw. Werkez merupakan salah satu muffler yang sangat dicari disini karena mengeluarkan suara yang keras dan ‘nge-blar’ dibanding merk lain” Jelas penggemar kuliner gado-gado dan rendang ini.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-5

Dari segi estetika, kenyamanan riding, dan handling juga, Mr. M mengganti steering standarnya dengan handle bar dari Bikers dan Harris Performance Grip yang diklaim olehnya memberikan posisi riding yang lebih tegak dan nyaman karena angle dari handle bar dapat diatur sesuai postur tubuh. “Ban asli Rosso II  juga diganti dengan Rosso Corsa dari Pirelli. Ban ini memberikan grip lebih baik dengan side medium soft compound, saya lebih ‘Pede’ untuk menikung di Sentul” Beber wirausahawan di bidang kesehatan ini.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-3-2

Namun saat artikel features story ini terbit, sayangnya drifter ini harus berpisah dengan salah satu motor kesayangannya ini. “Motornya sudah terjual Jum’at kemarin sayangnya. Sedih bener” Ujar ayah 2 orang anak ini ketika ditanya rencana modifikasi selanjutnya. Well, we all hope that the new owner taking care of this beast properly, bro… good luck with another ‘toy’.

Ducati Monster 1100 EVO - Otoschnell-4

Spesifikasi:

Ban Pirelli Rosso Corsa

Knalpot Werkez slip-on

Handlebar Bikerz

Handle grip Harris Performance

Brake & Clutch Lever Titax

LED plate lamp

Check Also

Renault McLaren F1 Otoschnell

McLaren dan Renault Resmi Kolaborasi di Balap Formula 1

Setelah ditunggu-tunggu, akhirnya McLaren Racing dengan Renault Sport Racing akhirnya secara resmi mengumumkan kerjasama di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *