Thursday , December 13 2018

Honda Civic FD1 2007 – Biggest Turbocharger on Civic FD1 in Indonesia!

Idola memang seringkali kita jadikan sebagai panutan. Berbicara modifikasi juga sah-sah saja jika hasil karya kita memang terinspirasi dari seseorang, Adalah pria bernama lengkap Alfredo, pemilik Civic FD1 berkelir hitam ini yang secara terang-terangan mengidolakan sosok seorang drag racer yang dahulu juga sempat memiliki besutan Civic FD1 bertenaga lebih dari 500hp!

1

“Dulu dia pakai turbo Zage boost 2 bar dapat 320hp, pas dia ganti Garrett GT28 boost 2 bar dapet 510hp. Nah, saya optimis harus bisa lewatin benchmark tersebut karena Precision Turbo 5857 yang saya pakai kira-kira setara turbo Garrett GT30” ungkap Edo, sapaan akrabnya.

img_0014

img_0008

 

Namun, pria berusia 22 tahun ini bilang bahwa setup-nya belum optimal karena beberapa hal seperti injektor performa tinggi belum diaplikasikan pada mesin bertenaga 360hp-nya. Sedangkan di internalnya, pemukim Karawaci, Tangerang ini optimis boost pressure-nya yang berada di angka 1,2 bar masih dapat dimaksimalkan lagi. “saat ini saya pakai yang 550cc, kalau mau naik ke 2 bar injector minimal 1000cc” terangnya.

img_0011

“Lucunya, dulu sempet minta FD1 ini malah dibeliin Accord gara-gara ortu takut mobil saya jadi kayak yang 500hp itu. Giliran dapet Accord, bokap support banget pas saya modif fashion tema elegan. Tapi lambat laun akhirnya bokap pengertian juga sama passion performance saya tidak bisa dipungkiri haha…” kekehnya.

img_0020

Mesin berkode R18 ini juga pernah ‘mencicipi’ modif aliran N/a (Naturally Aspirated) sebelum dijejalin turbo. Cuma mantan pemain R/C Drift ini tidak puas dengan hasil akhirnya karena menurutnya outputnya sama dengan standarnya, “udah ganti segala macam sampai pake camshafts Skunk2 malah engga naik juga hp nya” kenangnya.

img_0010

Pengalaman pahit Edo sempat dialami saat intake nya sempet pecah dijalan, akhirnya Ia memutuskan untuk diganti memakai intake kompetisi dari Weapon R. Selain tampilannya lebih atraktif, fungsinya yang penting bagi debit pasokan udara juga sangat signifikan.”intake standarnya kan plastik, ketebak deh kalo digeber pake daleman racing gini bakal K.O.” candanya.

img_0025

Mobil FWD bertenaga besar identik dengan traction loss alias kendala overspin. Solusinya, Mahasiswa fakultas hukum ini memasang AVC-R dari Apexi’ untuk mengatur distribusi boost pressure yang dibutuhkan agar tidak berlebihan. “AVC-R bisa mengatur kebutuhan boost di tiap gear, misalnya gigi 1 butuh maksimal boost pressure 0,5 biar tetep dapet traksi, ketika ganti gigi 2 naik jadi 0,7 bar dan seterusnya” jelas Edo.

img_0051

Meski predikat FD1 dengan turbo terbesar di Indonesia sudah di tangan, Edo masih belum puas jika dyno test ter-update belum dijalani, “Target 450hp di 1,5 bar mudah-mudahan tercapai bulan depan. Tidak apa-apa kalau belum, yang penting progress tetap terlihat” Pungkas Edo yang baru konversi mobilnya jadi ala Civic time attack di Jepang berkat over fender dari Feel’s. Good luck di ajang drag race seri 2017 ya!

img_0022

img_0009

img_0004

img_0007

Spesifikasi:

Mesin:

CP Pistons, Brian Crower Connecting Rods, Precision Turbo, Weapon R Intake Manifold, Aeromotive Fuel Pump, HKS Air Filter, HKS BOV, HKS original Muffler, A’PEXi AVC-R Boost Controller

Kaki-kaki:

Volk Rays TE37 17x(9.5+7.5)” ET40 Rims, Toyo T1R 245/45 & 215/45 Tires, Tein Springs

Eksterior:

Add On Modulo Kit, over fender Feel’s

Tuned by : E-Worx.

Check Also

Java Scooter Rendezvous 2017 – Bogor Lautan Skuter se-Indonesia

Acara Java Scooter Rendezvous (JSR) 2017 berhasil mengubah area Citra Indah, Bogor, Jawa Barat menjadi …

Penuhi Janji, BMW serahkan 100,000 kendaraan listrik pada konsumen di 2017

Penuhi janjinya di awal 2017, BMW Group telah serahkan lebih dari 100,000 kendaraan listrik kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *