Monday , December 10 2018

Honda Civic SR3 – K20A Engine Inside!

Bagaimana perlakuan OS-ers jika punya collector’s item? Dirawat? Tetap pada kondisi orisinil? Atau tangan terlalu ‘gatal’ untuk melakukan personalisasi? Ketiga hal tersebut nyatanya dilakukan oleh pemilik Honda Civic berkode SR3 ini yang bernama Hans Gunawan. Ia menginginkan sebuah mobil yang bisa merepresentasikan dirinya sebagai animo modifikasi namun tanpa menurunkan nilai dari kendaraan itu sendiri.

IMG_0001

Simpel saja, dari eksterior Hans mewarnai lip spoiler bemper depan dengan jingga bukan tanpa alasan, “Karena biasanya orang pakai warna hitam matte bawaannya, jadi mobil kelihatan tinggi didepan, sebenarnya juga sebagai ciri khas kalau itu mobil saya sih hehe…” Kekehnya. Perubahan seperti aksesoris yang ada di generasi ke-5 Honda Civic yang akrab disebut ‘Estilo’ ini juga terbilang anti-mainstream, seperti speedometer yang dicangkok dari Honda S2000. Tidak hanya mau asal gaya, indikator pada items tersebut difungsikan semuanya secara baik oleh Hans. “Agak sedikit repot waktu prosesnya, karena membutuhkan converter kit, tapi hasilnya dari sinyal check engine sampai indikator sewaktu pintu terbuka semuanya menyala” Terang Pria pengoleksi helm ini.

IMG_0033

IMG_0035

IMG_0018

“Banyak orang modifikasi hanya estetika tapi fungsinya kurang diperhatikan, dampaknya jadi menyusahkan ownernya sendiri, karena konsep modifikasi saya sesuai dengan tagline Honda dari dulu yaitu fun to drive” Imbuhnya. Namun tidak cukup dengan bobot Estilo yang ringan dan tenaga standarnya yang terbilang lumayan kencang, Hans memilih untuk swap engine dengan mesin K20A dari Honda Integra DC5 yang memiliki horsepower rate diatas 200hp! FYI, Hans Gunawan adalah salah satu orang dalam list Honda enthusiast yang pertama kali menggunakan mesin tersebut di Indonesia!

IMG_0047

IMG_0007

IMG_0006

Tetap pada prinsipnya, mobil yang terbilang lumayan ‘kandas’ ini menjadi masalah utama Hans untuk menggunakannya sehari-hari. “Biar reliable,  Tein Super Street Damper coilover di bagian depan ini saya setel stiff karena mesin K20A ini punya oil cartridge yang rendah dan takutnya jebol karena sering benturan dengan aspal, apalagi profil kaki-kaki saya dengan velg ring 15 dan ban tipis memang terbilang riskan untuk jalanan disini” Terangnya.

IMG_0023

IMG_0016

Mengantisipasi dari segi safety, dirinya mengaplikasikan sistem pengereman dari Greddy dengan 6 piston dan rotor berdiameter 282mm yang dirasa cukup untuk menghentikan laju mesin bertenaga besar ini. Berbicara soal mesin, Hans belum terpikir untuk merombak internal dari K20A ini karena alasan ergonomis dan nilai jual sendiri. Namun terdapat beberapa parts pendukung performa untuk mengoptimalkan tenaga mesin.

IMG_0044

IMG_0031

IMG_0045

IMG_0043

IMG_0041

IMG_0042

Seperti fuel pump dari Walbro untuk mengalirkan suplai bensin secara deras pada ruang bakar yang debitnya diatur oleh Hybrid Racing fuel pressure & fuel rail. Adapun header dari Hybrid Racing yang mengoptimalkan gas buang pada mesin yang sudah mengalami proses porting n polishing ini. Semua parameter perubahan akibat modifikasi mesin tersebut disempurnakan lewat komputerisasi dari Hondata K-Pro. “Next time belum tau ubahannya apa, soalnya lagi konsen mau ‘main’ motor matic 155cc keluaran terbaru” you’re not gonna put nitrous on that scooter aren’t you? Kidding mate… thank’s for sharing your stunning hatch with us all and good luck with your new toy!

IMG_0096

Spesifikasi

Mesin:

K20 DC5 type R jdm spec

Porting Polish matched intake manifold

Hondata Kpro computer

Spoon Low temp thermostat

J’s racing low temp thermoswitch

Hybrid Racing black fuel rail

Hybrid Racing fuel pressure

Sard fuel press regulator

Walbro fuel pump

Hybrid Racing header with stainless pipe

Ktuned muffler

Koyorad full aluminum triple fin radiator

 

Drivelines

Hybrid Racing steel braided clutch line

DC5 type R gearbox, LSD, Shortsifter

DSS stage axles

Exedy clutch

 

Interior

Bride carbon seats

Spoon steering wheels

Mugen pedals

Defi gauges

S2000 speedometer

EG6 double din console

EG6 arm rest

 

Undercarriage

Enkei Es Tarmac 15×7-7.5 et 35-15

Toyo R888 195/50/15

ARP wheel nuts

Tein Super Street Damper coilover

Function 7 lower control arm

Greddy 6 pot with rotor 282mm

Greedy brake lines

Workshop: Excess Motoring, Pluit, Jakarta Utara

Photoshoot Location: The Breeze, BSD City, Tangerang Selatan

Check Also

Java Scooter Rendezvous 2017 – Bogor Lautan Skuter se-Indonesia

Acara Java Scooter Rendezvous (JSR) 2017 berhasil mengubah area Citra Indah, Bogor, Jawa Barat menjadi …

Penuhi Janji, BMW serahkan 100,000 kendaraan listrik pada konsumen di 2017

Penuhi janjinya di awal 2017, BMW Group telah serahkan lebih dari 100,000 kendaraan listrik kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *