Monday , December 10 2018

All About JDM (Japanese Domestic Market)

Apa sih yang dimaksud dengan JDM atau Japan Domestic Market? JDM (Japan Domestic Market) atau pasar lokal Jepang dalam hal ini memiliki arti dimana perlengkapan standard sebuah mobil termasuk parts buatan Jepang hanya dibuat dan dipasarkan untuk area Jepang. Memang perlengkapan tersebut dibuat lebih spesifik dari pasar manapun di dunia, mengingat produsen mobil Jepang sengaja ingin ‘memanjakan’ pasar lokalnya meskipun volume penjualan tidak seberapa dibanding diluar Negeri Sakura tersebut. Nah, sekarang bagaimana awal mula dan dampak JDM sehingga cukup populer di Indonesia?

rik0002

Sejarah JDM di Indonesia

Menurut Ansorulloh pemilik gerai ‘AutohousE’ di kawasan Serang, Banten, popularitas JDM di Indonesia sendiri mulai merebak pada awal tahun 2000, “saat itu banyak video yang berbau drifting dari Jepang, makanya banyak yang aplikasiin gaya JDM atau JDM style di mobilnya masing-masing” jelas penikmat kuliner sate bebek tersebut. Menurut Ansor, hal tersebut juga dipicu oleh provider yang menyediakan layanan internet yang dimulai pada tahun itu dan seketika mempermudah akses sumber referensi untuk para pelaku modifikasi JDM sendiri.

IMG-20151115-WA0006

 

Hingga pada tahun 2008 hingga 2013 menurut Rama Liberu dari Liberu Parts adalah puncak fenomena JDM style dimana semua antusias JDM berlomba dan rajin berburu barang yang berbau JDM.”Tanpa peduli harga, barang semahal apapun asal merupakan item langka pasti terjual” terang kolektor motor 2-tak ini. Menurut Ardhi Putrapratama pemilik R-Kups Garage, Bandung, awal mula fenomena tersebut terjadi karena hausnya para insan otomotif untuk menemukan style modifikasi baru yang relatif ringan untuk mobil-mobil harian mereka.

IMG-20151116-WA0000

 

Gerai Penyedia Parts JDM

Selain AutohousE, adapun gerai Orido Autoparts & Turbo Solution yang bermarkas di bilangan Kelapa Gading, Jakut dan Liberu Parts di kawasan Kota Modern, Tangerang. Berhubung Ansor pemilik AutohousE sendiri sudah lama menggeluti dunia Corolla Twincam serta komunitasnya, ia pun mengaku bahwa barang JDM yang sering laku salah satunya adalah nose cut Toyota Sprinter yang dibanderol sekitar Rp.4 jutaan. “bedanya dengan Twincam ada di ciri headlamp yang cekung dan grille yang dilengkapi logo ‘S’ khas Sprinter di bagian tengah” papar pemilik Twincam GT merah marun ini.

IMG-20151116-WA0005

Lain halnya dengan Yudhis sang pemilik gerai Orido Autoparts & Turbo Solution yang lebih banyak menjual JDM parts untuk Toyota Starlet, “pelanggan gue cenderung banyak yang beli strut bar OEM-nya Starlet GT dan mesin 4E-FTE yang udah dilengkapi turbocharger, tapi akhir-akhir ini banyak barang Mitsubishi Galant dateng buat yang mau konversi ke model VR-4” ujar penggila Toyota Starlet ini. Perbedaanya pun signifikan, banyak fitur seperti mesin yang sudah menggunakan twin turbo pada mesin 6A13TT milik VR-4 dibanding naturally aspirated seperti yang diusung oleh Galant lokal.

IMG-20151116-WA0009

IMG-20151115-WA0012

Nah, jika kedua gerai diatas menyediakan JDM Parts untuk pabrikan Toyota, maka Rama Liberu dari Liberu Parts menyediakan JDM parts untuk konversi EG6 dari basis varian Honda Civic yang populer dengan nama Estilo di Indonesia, “biasanya items yang sering dibeli oleh pelanggan ada 3; spion retract harganya Rp.1,5 – 2 juta sepasang, konsol double din Rp.3,5 – 4 juta, spoiler belakang Rp.2 – 2,5 juta” terang ketua Estilo Genio Community Indonesia tersebut. pemilik Honda Estilo berkelir merah itu juga menambahkan bahwa tidak hanya estetika saja, namun JDM parts yang ia jabarkan mengedepankan fungsionalitas, “contoh spion retract bisa nekuk otomatis dan upgrade spek lokal, spoiler atas punya lampu rem tambahan karena lampu rem standar Estilo dari posisinya rendah, konsol double din juga bisa dipasang tv dan berfungsi sebagai laci karena Estilo minim fitur laci” imbuhnya.

IMG-20151115-WA0013

Estimasi Biaya

Bicara estimasi biaya pasti relatif, karena semua tergantung merek dan kuantitas barang yang dipakai. Tapi sebagai gambaran, Ansor sang pemilik AutohousE bilang modif JDM Style yang simpel memakan biaya Rp.5-6 juta,”kita bicara visual dulu aja, yang paling eye catching misalnya dari pelek pakai Enkei yang gak begitu rare sekitar Rp.4 jutaan, brace bar Rp.1 jutaan, sama ducktail juga sekitar Rp.1 jutaan udah cukup bikin mobil terlihat JDM Style dan rapih” ucapnya.

IMG-20151116-WA0007

Namun jika menginginkan tampilan serta performa yang totalitas, para pemilik Mitsubishi Galant tentunya antusias dengan sebuah tawaran dari Yudhis pemilik Orido Autoparts & Turbo Solution yang mematok harga sekitar Rp.70 – 100 juta untuk total makeover sebuah Mitsubishi Galant lokal menjadi versi VR-4. Apa saja items yang didapatkan? Silahkan cek tabel dibawah:

Konversi Galant VR-4Harga
Setir Nardi VR-4Rp.2,7 juta
Lampu belakang VR-4Rp.2,5 juta
Lampu depan VR-4Rp.2,3 juta
Intercooler VR-4Rp.1,5 juta
Bemper depan VR-4 prefaceliftRp.4,5 juta
Halfcut VR-4 AT/MTRp.40 juta
Strut bar VR-4Rp.1,75 juta
Bemper depan VR-4 faceliftRp.5juta
Setir Nardi Wood VR-4Rp.2,2 juta
Top cut sunroof VR-4Rp.11 juta
Spoiler VR-4Rp.1,9 juta
Pelek OEM VR-4 17 x 7,5 x 114 et60Rp.6jt
Total:Rp.70 – 100 juta (tergantung jasa dan barang)

 

Konversi Civic EG6Harga
Spion retract EG6Rp.1,5 – 2 juta
Spoiler belakang + lampu rem tambahan EG6Rp.2 – 2,5 juta
Konsol double din EG6Rp.3,5 – 4 juta
Jok depan – belakang + dashboard EG6Rp.15 – 25 juta

Check Also

Java Scooter Rendezvous 2017 – Bogor Lautan Skuter se-Indonesia

Acara Java Scooter Rendezvous (JSR) 2017 berhasil mengubah area Citra Indah, Bogor, Jawa Barat menjadi …

Penuhi Janji, BMW serahkan 100,000 kendaraan listrik pada konsumen di 2017

Penuhi janjinya di awal 2017, BMW Group telah serahkan lebih dari 100,000 kendaraan listrik kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *