Wednesday , November 22 2017

Kawasaki Ninja ZX-10R 2012 – Maxed out Superbike

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(1)

Kelas Superbike atau yang kerap disebut ‘Moge’ oleh masyarakat kita memang menampilkan pesonanya yang selalu menawan. Bagi mayoritas laki-laki (atau wanita yang kebetulan suka roda dua), Superbike memang menjadi impian ketika berbicara tentang motor. Bentuknya yang didominasi oleh fairing dan kontur bodi yang meliuk, lengkingan mesin 4 silinder segaris, dan performa brutalnya memang dapat membuat insan penikmatnya jatuh cinta seketika melihat sosoknya, seperti Kawasaki Ninja ZX-10R ini.

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(8)

Moge kelahiran 2012 milik Albert Januariski Pohan ini memang tak dipungkiri lagi membuat orang se-usianya bermimpi untuk memilikinya. Selebgram yang masih berstatus pelajar itupun tak lantas puas dengan kondisi standar dari Superbike dengan kapasitas mesin 1.000cc miliknya. “Saya mengambil konsep modifikasi sesuai keinginan saja, tidak ada refrensi dari mana pun, hanya memainkan perpaduan hijau khas Ninja dengan material carbon fiber” Ujarnya.

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(6)

Sesimpel itu? Tentu tidak. Rentetan racing parts terlihat menyesaki motor from top to toes… Lihat saja bagaimana buritan yang makin runcing dan memiliki bentuk yang lebih menawan berkat Hot Body yang menggabungkan semua lampu belakang menjadi 3 in 1, siasat bagus untuk meringkas buritan ZX-10R ini.

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(5)

Material carbon fiber menjadi menu wajib bagi Albert, terpasang rapih pada sekitar front fascia serta hand guard dari Light Tect. Estetika lainnya dapat dilihat pada underbone yang sudah menggunakan produk yang sama. Sedangkan radiator hose juga diganti dengan merk Samco agar lebih catchy.

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(7)

Ohlins steering damper didaulat agar dapat menstabilkan kaki-kaki motor berperforma ganas ini saat dipacu pada kecepatan tinggi. Untuk pengereman, Albert percaya dengan kaliper dari produk Brembo yang dapat mempersingkat jarak dan waktu pengereman, sedangkan produk Rizoma digunakan sebagai estetika pada motornya.

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(4)

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(3)

Urusan exhaust system tak perlu ditanya lagi, karena pecinta moge pasti tahu dengan kredibilitas knalpot SC Project dalam hal suara dan performance gain-nya. “Saya suka dengan motor kawasaki ZX-10R ini mulai dari speedometer nya seperti F1 dan peforma tarikan tengah dan atas motor ini sangat menjambak. lagipula body motor yang sangat tajam membuat saya semangat untuk memodifikasi nya” Ujar Cowok 16 tahun ini.

Kawasaki-Ninja-ZX-10R-Otoschnell-(2)

Benar saja, jeritan suara SC Project CRT yang terpasang pada mesin 1.000cc ini seketika menggelegar saat peliputan. Tak heran jika Selebgram yang suka night ride dan sunmori ini gemar berjalan-jalan dengan Superbike-nya. “Insya Allah kalau ada rezeki saya ingin mengganti velg motor ini dengan OZ menambah shock Ohlins mengganti diskbrake Brembo dan menambah quickshifter dan Bazaaz (Piggyback) Launch Control” Good luck for the next project, pal. See you, then!

Spesifikasi

Samco silicone hose, Rizoma brake tank, Light Tect underbone, Light Tect hand guard, Brembo caliper, Ohlins steering damper, Hot Body 3 in 1 rear end, SC Project CRT exhaust, PIRELLI DIABLO ROSSO III 120/70 R17(front), PIRELLI DIABLO ROSSO III 190/55-R17(rear)

Check Also

Indonesian Big Bike Drag Race Championship Otoschnell (10)

Indonesian Big Bike Drag Race Championship 2017-2018 Seri I

Kejuaraan drag race yang sudah lama vakum kurang lebih 13 tahun akhirnya kembali diselenggarakan pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *