Lamborghini Gallardo LP570-4 Superleggera 2012 – The Exclusive Breed

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-6

Berbicara tentang supercar, sang manufaktur tentunya punya ‘resep’ masing-masing untuk mengembangkan keseluruhan sektor mobil. Tentunya dengan potensi yang dimaksimalkan, tiap model pasti memiliki kelebihan atau sesuatu yang menarik mengingat mobil-mobil tersebut sengaja dibuat eksklusif untuk loyal customer yang fanatik dengan brand tertentu. Sebut saja produsen supercar asal Italia ini, Lamborghini Gallardo LP570-4 Superleggera.

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-2-2

Melihat variannya yang hanya digunakan oleh para kalangan tertentu sampai untuk kepentingan entertainment seperti model video klip tentu membuat supercar tersebut menjadi ikon, bahkan mimpi dari sebagian penggemarnya. Namun eksklusifitas bagi seorang James Tanzil Riady tak hanya sebatas memiliki supercar incaran mayoritas orang, Ia ingin lebih dari sekedar hal itu.

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-7

“Varian ini dibuat secara terbatas/ limited edition. Makanya, untuk urusan modifikasi, saya ingin yang bertahap dengan memaksimalkan potensi mobil ini dahulu agar tak kehilangan ciri khas karakternya” Buka James, sapaan akrabnya. Tipe Gallardo Superleggera ini memang varian yang tak banyak ditemukan disini, apalagi tipe LP570-4 ini sengaja dibuat Lamborghini secara lebih ringan dan lebih kencang dibanding pendahulunya, tipe LP560-4.

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-2

Faktanya, tak hanya body parts seperti rear diffuser, undertray, rearview-mirror housings, interior door panels, central tunnel, engine cover, sampai jok yang terbuat dari carbon fiber, Lamborghini bahkan memikirkan aplikasi lightweight parts sampai ke bagian baut roda yang menggunakan material titanium. Impresif!

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-5

“Saya melihat mobil ini memiliki potensi untuk dikembangkan secara interior, mesin maupun eksterior. Karena Superleggera merupakan Lamborghini yang 70% partsnya berasal dari versi balapnya, yaitu Lamborghini Super Trofeo” Jelas Pria 19 tahun tersebut. Jika tipe LP560-4 saja sudah berhasil ‘diet ketat’ sebanyak 100kg dari versi standarnya, tipe LP570-4 ini bahkan lebih ringan dengan pengurangan bobot drastis menjadi 1.340kg.

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-3-2

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-3

Tak hanya soal lightweight version yang dapat dibanggakan, tenaga standar mobil ini pun jauh lebih tinggi dari versi standar atau tipe LP560-4, yakni sebesar 562hp yang dihasilkan dari mesin berkapasitas 5.200cc V10. Mahasiswa ini pun tak lantas puas, Ia mengganti air intake standarnya dengan merk Arma yang diklaim lebih ringan dengan material carbon fiber dan sanggup menyuplai udara dingin lebih baik kedalam ruang bakar.

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-8

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-4

Agar mobil eksklusifnya tampak lebih agresif lagi, velg sengaja di repaint dengan warna hitam dan menggunakan lowering kit dari produk Swift Sport agar handling makin stabil dan mendongkrak estetika. Untuk mengeluarkan suara yang lebih ‘buas’ dari mesin V10 sekaligus mendongkrak performa, James mengaplikasikan Larini Exhaust, sedangkan untuk fine tuning, di sektor E.C.U Superleggera ini sudah di reflash dengan menggunakan produk dari PP Performance. “Mungkin rencana kedepan di sektor aksesoris akan modifikasi velg lightweight, dan mungkin beberapa tahun kedepan klo masi ada mobilnya atau punya rejeki bakal aplikasi twin-turbo kit hehe” Tutupnya. Your rocket box seems quite rings a bell to Underground Racing’s projects bro, be the first in Indonesia, keep it up!

Lamborghini Superleggera Hijau - Otoschnell-4-2

Spesifikasi:

Mesin:

PP Performance E.C.U reflash

Larini exhaust

Arma carbon fiber intake manifold

Kaki-kaki:

Repainted black wheels

Swift Sport lowering kit

Check Also

GIIAS 2017 Otoschnell (3)

Beberapa Promo Menarik di GIIAS 2017 Weekdays Special

Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 kembali digelar selama 10 hari mulai tanggal 10 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *