Tuesday , November 21 2017

Mitsubishi CK4 1997 Converted to Evolution IV – Daily Driven Track Weapon  

Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-4-2
Jika pembaca sempat menyaksikan scene balap era 90-an, mobil-mobilnya terkesan memprioritaskan performa mesin, sedangkan urusan estetika menjadi nomer sekian. Waktu berlalu, dan perspektif modifikator serta animo balap pun bertransformasi meluas. Kini, mayoritas mobil untuk balap drag race sudah bisa ‘bersolek’ alias tampil rapih. Seperti Mitsubishi CK4 ini.
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-9
Tak heran, banyak juga yang memiliki pemikiran ‘sambil menyelam, minum air’. Sambil mengikuti balap, bisa juga diikutsertakan kontes modifikasi. Thomas, sang pemilik mobil hitam hasil modifikasi Boost Factory Racing Indonesia ini punya attention to detail yang membuat kita layak untuk mengacungkan jempol. Pasalnya, mobil ini tak sekedar ditujukan untuk balap quarter mile saja, namun harus nyaman dipakai harian.
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-8
Giliran workshop yang ada di bilangan Sunter, Jakarta Utara tersebut yang mendapat mandatnya. Willianto Hardi selaku owner Boost Factory dibantu para kru lantas membedah seluruh sektor mobil keluaran 1997 ini mulai dari eksterior, interior, kaki-kaki, dan mesinnya.
 Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-5-2
“Konsepnya rubah full Evo IV, dan mesinnya dibuat maksimal untuk harian tapi faktanya mobil ini bisa tembus angka 10 detik” Buka Eric dari Boost Factory. Mengerikan? Tentu saja, mengingat tampilan standar yang jauh dari kata buas melekat pada mobil ini. Dari segi eksterior, aero kit dari Evolution IV GSR tersemat rapih mengelilingi mobil.
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-10
Tak ubahnya pada sektor kabin, dimana dari jok, dashboard, sampai panel terkecil seperti instrumen-instrumen nya pun mengadopsi OEM parts dari mobil yang kerap tenar di ajang reli dunia tersebut.  “Biar totalitas dan nyaman dipakai harian, untuk ukuran mobil balap 10 detik, ini tergolong nyaman karena fitur standar seperti pendingin, power steering, dan radio tape pun berfungsi normal layaknya mobil standar” Sambung Eric.
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-4
Disinilah kuncinya, Mesin berkode 4G63 Turbo dipasangi forged internal parts untuk menempa horsepower besar dari tenaga yang dihasilkannya. “basic mesinnya Evolution VII tapi pakai gearbox dari Evolution RS yang teruji di sirkuit reli” Imbuhnya. Lalu untuk mengantisipasi hilangnya torsi awal, camshaft  Tomei 280 derajat beserta per klep dan cam gear dipasang menggantikan durasi camstandarnya, “agak kurang nyaman memang untuk harian, tapi kalau mau kenceng ada yang harus dikorbankan hehe” Imbuhnya.
 Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-5
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-6
Kapasitas mesin pun sudah mengalami peningkatan dari 2.000cc menjadi 2.200cc dengan stroker kit dari Tomei, ditambah turbo dari Owen tipe 3588 ar/82 untuk membantu spooling lebih ganas lagi, “Boost masuk pasti jerky, soalnya gede, kalau paling pas sebenernya ar/63 cuma ini memang lebih berat ke balapnya” Jelasnya. Untuk menyalurkan tenaga besarnya ke tanah, digunakan kopling Excedy bertipe twin-plate, dengan modal transmisi standar RS, tenaga 500hp dengan boost 1,7 bar masih tergolong dapat dikontrol.
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-2-2
Mobil ini juga sudah dilengkapi dengan surge tank, “Fungsinya adalah fuel deliveryyang konstan. Jadi gambarannya ketika start balap pasti bahan bakar ketarik ke belakang semua, apalagi mobil ini kan 4WD, gaya gravitasinya pasti gede” Beber Eric. Langkah kedepannya, mobil ini akan mengadopsi system transmisi dogboxuntuk kebutuhan balap. “Dogbox sudah ada dan masih dalam tahap reinforcement, harus siap-siap tebelin kuping juga karena pasti akan berisik sekali dibawa harian hehe” tutupnya. This Evo is surely a mad creature!
Lancer Evolution IV Boost Factory - Otoschnell-3-2
Spesifikasi
 
Mesin
4G63T 2.2litre Tomei stroker kit
Turbocharger Owen 3588 ar/82
Manifold Full Race custom flange
Camshaft Tomei 280 derajat
Per klep Tomei
Cam gear Tomei
Timing belt Gates
FPR AEM
Microtech EMS w/ individual ignition
Gardan Mitsubishi Evolution RS
Exhaust HKS Hi-Power
Surge Tank custom by Boost Factory
Intake manifold Skunk 2 Pro Series
Throttle Body S90
Wastegate Tial 38 twin
Blow-off valve Tial
Radiator aluminium Synergy
Intercooler Mine’s
Kaki-kaki
Suspensi coilover G-Force
Rem Endless 330mm 4 pot
Velg Weds TC105N 17 inci lebar 8 offset 42
Ban Toyo Proxes R1R 215/45
Eksterior
Konversi total Evolution IV
Interior
Konversi total Evolution IV

Check Also

Toyota Team Indonesia Otoschnell (1)

Toyota Team Indonesia Kembali Sikat Gelar Juara Nasional

Setelah memastikan juara nasional balap touring kelas 1600 Max di ISSOM 2017, Toyota Team Indonesia …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *