Monday , December 11 2017

Mitsubishi Evolution X 2008 – From Boost Straight Down to The Heart

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (3)

Manusia pada dasarnya punya rasa penasaran yang tinggi, ingin mencoba sesuatu yang baru misalnya. Seperti I Dewa Made Mahardika Putra atau yang akrab dikenal Dewa Dyka, model yang satu ini sejatinya dahulu penggemar mobil bermesin N/A dengan performa tinggi seperti varian Type R dari Honda. Namun, rasa penasarannya di dunia otomotif membuat dirinya memiliki mobil yang kami sajikan di artikel kali ini, yaitu Mitsubishi Evolution X yang notabene-nya dilengkapi forced induction berupa turbocharger.

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (6)

Petualangannya di dunia entertainment seperti menjadi bintang iklan, aktor, dan modeling rupanya mirip dengan kisahnya di dunia otomotif. “Saya dulu sempet punya beberapa kali Civic yang modif di performa juga, sampai FD2R yang bawaannya sudah bermesin K20A, sekarang lagi ketagihan sama mobil turbo” Buka pria yang rajin gym ini.

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (10)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (14)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (4)

Namun Evo X ini bukanlah mobil pertamanya, sebelumnya Ia sempat meminang Evolution VIII dan sebuah Evo X berwarna merah marun, “kebetulan kalau yang sekarang ini, belinya sudah di modifikasi, paling saya rapihin sedikit. Lagipula yang bikin saya suka sama mobil ini barang modifnya original semua sampai ke detail seperti carbon fiber dari Charge Speed” Ujarnya.

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (8)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (12)

Benar saja, mobil yang sekilas terlihat ‘minimalis’ di eksteriornya ini rupanya sudah disesaki oleh substitusi part dari Charge Speed tersebut, sebut saja fender duct, hood duct, vortex generator. Namun tak hanya itu, di bagian yang tak kasat mata seperti front under guard juga sudah berlabel Carbing, senada dengan bagian front upper strut bar dibalik kap mesinnya untuk meningkatkan stabilitas mobil yang namanya besar di dunia reli ini.

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (7)

Di bagian kaki-kaki, Dyka mengklaim bahwa velg Volk Racing TE37 berdiameter 18 inci ini tergolong rare, “Itu karena velg saya Seibon Edition yang ada signature merah di outer lips-nya” Jelas pria yang sedang melanjutkan studi S2-nya di salah satu Universitas di Jakarta. Tak mau main-main dengan urusan handling, suspensi mobil ini sudah diganti dengan merk Aragosta 1 way w/ pillowball, sedangkan penyempurnaan pada sektor kaki-kaki lainnya seperti lower arm bar dan lower frame bar didominasi oleh produk Okuyama Carbing juga pada sektor pengereman dari AP Racing.

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (5)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (9)

Meski tampang Evo X ini tergolong ‘kalem’, mesinnya tidak berkata demikian. Ubahan bahkan sudah terjadi pada sistem turbocharger yang menggunakan HKS GT II 7460R, injektor pun diganti dengan kapasitas 800cc kepunyaan HKS dan fuel  pump eksternal dari AMS untuk menyuplai debit bahan bakar dengan deras yang diatur oleh Tomei fuel pressure regulator.

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (13)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (11)

Untuk memperlancar gas buang, dirinya menggunakan exhaust manifold dari Full Race, dan pada sistem pendinginan turbochargernya, digunakan intercooler HKS R-type. Internal mesin dipercayakan pada produk HKS untuk forged piston kit-nya, sedangkan connecting rods-nya ia menggunakan produk dari Carillo agar dapat menerima boost pressure tinggi. Semuanya diatur oleh ECU yang sudah di reflash dan mendapatkan hasil tenaga 380AWHP diatas Dynapack (Sekitar hampir 500hp on crank).

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (15)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (16)

“Sekarang lagi dinikmatin dulu mobilnya, agak sayang juga kalau dijual karena udah sreg dihati. Dan enggak menutup kemungkinan juga masih pengen punya Civic lagi, mungkin yang ‘baru launching’ itu” If you’re thinking what I’m thinking, please kindly ask us for another coverage… until then…

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (2)

Mitsubishi Evolution X Otoschnell (17)

Spec

Exterior: Charge speed (fender duct, hood duct, vortex generator), Okuyama carbing front under guard, HKS exhaust heat plate

Interior: shift knob Ralliart, hks turbo timer, hks evc 6 evolution X boost control, sparco pedal set

Engine: reflash ecu (380whp dynapack dyno), hks forged piston kit, carillo pro H beam connecting rods, hks GTll7460R turbo, full race Pro Stock exhaust manifold, hks spark plug M40XL, hks racing blow off valve, hks blow off valve pipe, hks racing suction kit, hks filter element red, hks VAC type CM, hks R-type 70mm intercooler kit, hks fuel rail, AMS external fuel pump kit, hks injector 800cc, JIC magic exhaust 3″ single exit, sard fuel pressure regulator, samco radiator hose, hks radiator cap, hks oil cap, Ats carbonetic twin plate clutch

Undercarriage & Wheels: Aragosta 1way suspension kit with pillowball, Okuyama carbing front strut bar with MCS, okuyama carbing lower arm bar, okuyama carbing lower frame bar, APracing 6pot front 355mm, APracing 4pot rear 330mm, APracing brake line, APracing brake pad, Volk racing te37 seibon editon r18 with centre cap, toyo R1R, lug nuts Rays

Check Also

Nissan-GT-R-Black-Edition-Jorgie-Otoschnell-(1)

Nissan GT-R 2013 – Here It Comes, Stormtroopers Alert!

Seperti sebuah kebetulan, Otoschnell sempat meliput varian sport car dari Nissan ini beberapa waktu silam. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *