Monday , December 10 2018

Mitsubishi Galant AMG

Kita tentu mengenal VR-4 sebagai versi top of the line dari Galant Eterna yang diproduksi oleh Mitsubishi Motor Corporation untuk memenuhi regulasi agar dapat berkompetisi di ajang World Rally Championship – Group A sepanjang tahun 1988 hingga 1992.

image54032-1024x682

Mitsubishi Galant AMG

Namun ternyata VR-4 bukanlah satu-satunya model yang paling bertenaga dari line-up Galant generasi ke-6 ini. Tuner asal Jerman, AMG, juga pernah mencoba meningkatkan performa standar Galant Eterna melalui sejumlah upgrade pada sektor mesin, suspensi, interior dan eksterior melalui pemasangan bodykit dengan desain yang berbeda.

Bukankah AMG hanya melakukan modifikasi pada mobil-mobil produksi Mercedes-Benz? Tentu saja hal itu benar adanya. Meski demikian, sebelum akhirnya diakusisi oleh Mercedes-Benz pada tahun 1999, dapat dikatakan bahwa AMG adalah tuner independen. Dan pada tahun 1989, AMG mencoba mendobrak pasar Jepang dengan memodifikasi Mitsubishi Galant Eterna GTi-16V.

image54031-1024x476

Yang dilakukan AMG adalah meng-upgrade mesin standar 4G63 berkapasitas 2.0-liter milik Galant dengan mengganti piston kompresi tinggi (membuat rasio kompresi naik dari 9:1 menjadi 10.4:1), memasang piston oil cooling jet, menggunakan camshaft dengan durasi yang lebih tinggi, per klep titanium, hollow rocker arm, dual-stage cyclone intake manifold, high flow exhaust system & muffler dan melakukan remap ECU. Hasilnya, Galant AMG kini memiliki tenaga 168 bhp dengan torsi 191 Nm. Naik 25 hp dibandingkan Galant Eterna standar yang hanya bertenaga 143 bhp / 172 Nm.

Mesin yang telah di-tuning oleh AMG tersebut dipadukan dengan transmisi manual 5-percepatan dengan rasio gigi yang lebih pendek (top gear ratio 0.73 – final drive ratio 4.91), kopling berdiameter lebih besar dan driveshaft yang lebih tebal. Selain itu, tersedia juga pilihan transmisi otomatis 4-percepatan.

tumblr_medc5bG0bh1rxkf1vo1_1280

Dari sebuah tes yang dilakukan, Galant AMG yang merupakan kendaraan front wheel drive ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/h dalam tempo 8 detik. Tidak buruk untuk sebuah sedan dengan mesin naturally aspirated berkapasitas 2.0-liter.

Sektor kaki-kaki menjadi sasaran modifikasi yang selanjutnya. Seluruh shockbreaker kini menggunakan tipe gas. Sementara itu kinerja rem juga ditingkatkan dengan menggunakan kaliper 2 piston pada roda depan. ABS juga tersedia sebagai opsional.

15

Galant AMG hadir dalam dua varian, yaitu Type I dan Type II.

image54030-1024x801

Type I merupakan versi yang tampil lengkap dengan bodykit AMG. Emblem AMG tampak tersemat pada masing-masing sisi bemper depan & belakang dan memiliki rear spoiler dengan desain yang khas. Interior Galant AMG Type I tampak dibalut bahan kulit dan memiliki sistem AC dengan fitur digital climate control.

image54028-1024x660

Terlihat double deck radio tape yang bersanding dengan CD player menjadikan Galant AMG Type I ini terasa mewah sebagai mobil keluaran akhir tahun ’80-an.

16

Sementara itu, Type II hadir dengan bodykit bawaan Galant Eterna, interior bahan fabric dan radio tape standar.

Galant AMG diluncurkan di Jepang pada Oktober tahun 1989 hingga akhir 1990. Meski tidak sekencang VR-4, tetap saja Galant AMG tidak dapat dipandang sebelah mata berkat sentuhan modifikasi yang dilakukan oleh AMG dan jumlah produksinya yang sedikit menjadikan varian ini langka di dunia. Adakah yang memiliki Galant AMG ini di Indonesia? (AutoSpeed, Carfolio)

Check Also

Mitsubishi Xpander Modifikasi Pertama Karya Anak Bangsa

Mitsubishi Xpander, akhir-akhir ini jadi MPV yang  banyak diperbincangkan. Mulai dari desainnya yang futuristis, kenyaman …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *