Saturday , November 25 2017

Mobil Balap Pertama AMG: Mercedes 300 SEL 6.8 ‘Rote Sau’

Semua bermula pada tahun 1966 ketika Erich Waxenberger, seorang engineer dari Mercedes-Benz berambisi untuk mencangkokkan mesin M100 yang berasal dari Mercedes 600 Pullman dengan konfigurasi V8 dan kapasitas 6.3-liter ke Mercedes 300 SEL (W109) yang pada awalnya hanya tersedia dalam pilihan mesin 6 silinder berkapasitas 3.0-liter (M189).

waxenberger_kl

Erich Waxenberger

Ambisi Erich Waxenberger menggunakan mesin M100 mendapat dukungan dari pihak Mercedes-Benz, sebab pada kenyataannya Mercedes 600 Pullman terlalu mahal dan memiliki segmen pasar yang sempit. Maka agar tidak sia-sia, penggunaan mesin tersebut dioptimalkan untuk model 300 SEL sehingga Mercedes itu memiliki sebutan 300 SEL 6.3 .

63-into-engine

Sebagai hasilnya, Mercedes 300 SEL 6.3 menjadi sebuah sedan mewah yang memiliki kemampuan layaknya sports car pada era itu, karena performa mesin M100 – 250 hp yang terpasang pada bodi 300 SEL sanggup membuat mobil ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/h dalam 6.3 detik dengan kecepatan maksimal 229 km/h. Termasuk fantastis untuk sebuah sedan dengan berat 2 ton di masa tersebut.

1968_Mercedes-Benz_300SEL_6.3_(_W109_)_001_0622

Mercedes 300 SEL 6.3 yang desainnya dirancang oleh desainer otomotif asal Perancis Paul Bracq ini diluncurkan ke publik pada ajang Geneva Motor Show, Maret 1968.

34113_Wochenspecial_13_mer_s_19_big

Waxenberger sempat mengikuti beberapa seri kejuaraan dengan 300 SEL 6.3 salah satunya adalah lomba balap ketahanan 6 jam di Macau dan memenangkan balapan tersebut pada 1969. Dengan dukungan dari Mercedes-Benz, Waxenberger kembali mempersiapkan mobil tersebut untuk mengikuti balap ketahanan 24 jam di Spa pada tahun yang sama. Sayang, meski cepat pada sesi latihan namun adanya masalah pada ban membuat 300 SEL 6.3 tidak dapat mengikuti lomba. Adanya sejumlah masalah internal lain kemudian menghambat sepak terjang Waxenberger dan tim-nya.

Spotlight-Mercedes-Rote-Sau9

Namun cerita mengenai 300 SEL 6.3 tidak berhenti sampai disitu. Adalah Hans Werner Aufrecht, mantan Mercedes engineer dan Erhard Melcher yang merupakan duo pendiri tuning company AMG (AMG merupakan singkatan dari Aufrecht Melcher Großaspach. Berdiri pada 1967) juga sedang mempersiapkan 300 SEL 6.3 untuk mengikutsertakan mobil tersebut dalam ajang balap ketahanan 24 jam di sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia pada 24 Juli 1971. Yang menarik, anggota tim Waxenberger dikabarkan turut membantu mewujudkan mobil balap ini.

1971-mercedes-amg-w109-300sel-8

1971 Mercedes-Benz 300 SEL 6.8 AMG (6)

AMG melakukan sejumlah pengembangan pada mesin M100, antara lain menaikan kapasitas mesin hingga 6.8-liter hingga tenaga yang dihasilkan mencapai 428 hp. Mengganti panel pintu dengan bahan aluminium – meski woodpanel masih dibiarkan menempel secara utuh dibagian dashboard dan menggunakan velg berbahan magnesium yang ringan dari Mercedes C111 (experimental car) dengan spek 15” x (10 – 12 inch) dan suspensi udara yang dibuat lebih keras (W109 memiliki spek standar dengan suspensi udara).

Spotlight-Mercedes-Rote-Sau10

Dalam penampilan perdananya, Mercedes 300 SEL 6.8 AMG dengan nomor start 35 yang dikemudikan oleh pembalap Hans Heyer and Clemens Schickentanz berhasil keluar sebagai juara pertama di kelasnya dan posisi runner up secara keseluruhan setelah menyelesaikan 308 lap.

1971-mercedes-amg-w109-300sel-7

Momen ini sekaligus menjadi tonggak sejarah eksistensi AMG di ajang motorsport dan menjadikan Mercedes 300 SEL 6.8 AMG yang tenar dengan sebutan Rote Sau atau Red Pig ini sebagai mobil balap AMG yang pertama di dunia.

1971-mercedes-amg-w109-300sel-3

Secara total, Red Pig mengikuti 8 balapan lain dengan prestasi yang membanggakan. Namun pada 1972, FIA (Fédération Internationale de l’Automobile) mengubah kebijakan kapasitas mesin maksimal yang dapat mengikuti lomba balap turing Eropa adalah 5.0-liter. Hal tersebut segera mengakhiri karier balap mobil legendaris ini. Sayangnya, Red Pig kemudian dijual kepada pabrikan pesawat terbang Perancis, Matra, untuk dijadikan kendaraan tes ban pesawat. Dan setelah itu keberadaannya tidak lagi diketahui.

1971-mercedes-amg-w109-300sel-4

Pada tahun 2006, Mercedes AMG membangun replika dari Red Pig – 300 SEL 6.8 AMG sebagai pengganti kepingan sejarah yang hilang dan mengingat kembali kesuksesan debut balap AMG di Spa-Francorchamps.

Check Also

IXOR 2017 Final Indonesia Xtreme Offroad Racing Otoschnell (6)

IXOR 2017 Seri 5 Final Round – The Judgement Day

Pertarungan seri akhir Kejurnas Indonesia Xtreme Off Road Racing (IXOR) 2017 memang merupakan ajang yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *