Monday , December 10 2018

Rack Steer: Makin Canggih, Makin Rentan!

Jalanan berlubang adalah musuh utama peranti kaki-kaki kendaraan, terlebih lagi di musim hujan seperti sekarang dimana banyak lubang tertutup genangan air. Nah, jika sering diterabas imbasnya bukan hanya pada bagian suspensi yang bisa rusak, namun juga rack steer yang notabene-nya lebih jarang rusak dibanding suspensi.

caption-photo-2

Parts yang menghubungkan lingkar kemudi menuju bagian kaki-kaki ini merupakan salah satu bagian penting dari fitur power steering. Jika sudah rusak, tentu akan menghambat kinerja power steering itu sendiri.

“Cara paling mudah adalah membelokan setir sampai ¾ mentok dan pegang batang rack steer sambil meminta tolong seseorang untuk menggoyangkan setir, jika batang rack steer terasa getar dan oblak, dapat dipastikan part tersebut sudah harus diganti” ujar Herry Liu, pemilik bengkel Bandar Per di bilangan Cikokol, Tangerang.

caption-photo-4

Pria berambut klimis ini juga menambahkan indikasi kerusakan lain dapat diketahui saat kita melakukan spooring pada kendaraan, dimana mobil akan tetap terasa ‘lari’ ke kanan atau kiri meski setelah melewati proses spooring.

Selain itu, pola mengemudi pun merupakan salah satu faktor berkurangnya usia pakai rack steer sendiri. “Seringkali pengemudi tidak sadar bahwa membelokan radius setir hingga mentok secara keras dapat merusak rack steer” terang Edi Sutasno, Instruktur Mekanik Honda Kebon Jeruk, Jakbar.

img_20151230_143833

Pria asal Cilacap dengan 2 orang anak tersebut juga bilang bahwa presentase masa pakai rack steer konvensional lebih awet dibanding yang sudah dilengkapi fitur EPS atau Electric Power Steering, pasalnya rack steer konvensional tidak membutuhkan motor serta sensor untuk pengoperasian mekanisnya, “Jika rusak pun, yang konvensional paling hanya bocor pada seal dan akan rembes oli, beda dengan yang sudah dilengkapi fitur EPS yang rentan sekali rusak misal terendam air seperti banjir” ujarnya.

caption-photo-3

Edi bilang, Jika sudah rusak, rack steer harus diganti satu set. Dan untuk Honda Jazz GE8 sendiri, harga rack steer-nya adalah Rp.13.851.000, “untuk Honda Jazz GK5 malah lebih murah, harganya Rp.10.877.000 dan sudah termasuk motor EPS nya karena jadi satu dengan rack steer dibawah, beda sama GE8 yang punya motor terpisah” terang pria 30 tahun ini.

caption-photo-5

Jika terlalu mahal, adapun solusi rack steer copotan seperti yang dijual di junk yard milik Yusuf Ghazali di bilangan Parung, Bogor, “sebelum kita jual, kita pastikan dulu masih berfungsi dengan normal meskipun barang seken. Untuk Jazz GK5 kita jual Rp.4,3 juta termasuk motornya” terang pria dengan sapaan akrab Jali ini.

Check Also

Java Scooter Rendezvous 2017 – Bogor Lautan Skuter se-Indonesia

Acara Java Scooter Rendezvous (JSR) 2017 berhasil mengubah area Citra Indah, Bogor, Jawa Barat menjadi …

Penuhi Janji, BMW serahkan 100,000 kendaraan listrik pada konsumen di 2017

Penuhi janjinya di awal 2017, BMW Group telah serahkan lebih dari 100,000 kendaraan listrik kepada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *