Triumph Bonneville SE 2016 – Brother From Another Parents

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-5-2

Tidak dipungkiri lagi, Kustom Kulture punya animo yang banyak di Indonesia. Setelah Pembaca kami suguhkan dengan Triumph Bonneville SE 2016 milik Riza (klik disini), kali ini Katros Garage juga menggarap motor serupa milik owner yang berbeda. Modifikasinya pun identik, namun Atenx sang punggawa Katros Garage tetap memprioritaskan keinginan sang pemilik dalam personalisasi.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-9

Adalah Ary Nugraha, yang mengedepankan sisi ergonomis motornya, Triumph Bonneville SE miliknya disulap oleh workshop Kustom Kulture di bilangan Ciputat, Tangsel dengan konsep Daily Tracker. “Owner-nya bawa motor ini buat mobilitas sehari-hari, makanya selain concern sama estetika, motornya pun harus nyaman dikendarai” Buka Atenx sang modifikator.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-6

Cowok yang hobi bercocok tanam ini tak mau motornya kehilangan jati diri vintage-nya. Makanya Ia enggan modifikasi secara radikal namun tetap ada unsur custom-nya. Giliran Atenx yang memutar otak mengkolaborasikan parts aftermarket dengan parts custom hasil tangan dingin Atenx dan kru Katros Garage.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-7

Triumph Bonneville SE - Otoschnell

Di bagian bodi, fender sengaja di custom agar lebih manis, dibagian kaki-kakinya pun sengaja diganti velg jeruji dari TK Japan dibagian belakang, sedangkan Atenx harus meng-custom pada velg bagian depan. “Biar makin keluar aura klasiknya aja, soalnya velg standarnya palang” Pungkasnya.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-8

Bodi samping standarnya pun dipermanis dengan sentuhan art, sedangkan untuk lampu-lampu seperti signal lamp sengaja menggunakan produk aftermarket yang memperkental nuansa klasiknya.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-5

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-3-2

Sampai di bagian yang tak kalah penting, karena motor ini digunakan untuk harian, modifikasi dititikberatkan pada kenyamanan berkendara sang owner yang berprofesi sebagai developer ini. Mulai dari handle bar dari produk Renthal yang punya geometri identik dengan motocross yang tinggi, dan cover sadel yang di retrim ulang dan dibentuk secara custom oleh sang punggawa workshop.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-4

Adapun pernak-pernik yang dapat dilihat jika diperhatikan secara detail, seperti additional custom emboss pada tutup tangki. Hal seperti ini semakin menguatkan karakter sekaligus menjadi ciri tersendiri bagi sang owner.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-4-2

Kesulitan yang dihadapi Atenx dalam proses modifikasi ada di bagian tromol. “Motor ini 800cc dan punya bobot yang lebih berat dari moge pada umumnya. Yang harus diperhatikan adalah material tromol yang terbuat dari besi dapat menopang bobot tersebut sekaligus presisi agar tak terjadi kendala yang fatal ketika digunakan” Rinci mantan Jurnalis tersebut.

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-2-2

Triumph Bonneville SE - Otoschnell-10

Motor yang telah di repaint menggunakan warna Navy Blue dari Spies Hecker ini merupakan realisasi dari keinginan sang owner sebelumnya yang sudah lama mengidamkan sosok Triumph Bonneville SE. “Dulu dia modif motor 250cc jadi Triumph, sekarang udah kesampaian punya unit aslinya” Beber Atenx. Congrats, bro!

Spesifikasi

Ban depan-belakang Metzeler Tourence 110/80-19 & 150/70-17

Velg depan-belakang Custom 3 inci-19 & TK Japan 3,5 inci-17

Tromol Set custom by Katros Garage

Handle Bar Renthal

Spion Rizoma

Tabung minyak rem aftermarket

Seat cover custom by Katros Garage

Bodi samping custom by Katros Garage

Wrap knalpot DeepBlack Hi-Temp

Fender custom by Katros Garage

Skid plate custom by Katros Garage

Tutup Tangki custom emboss by Katros Garage

Handle coated

Lampu-lampu aftermarket

Cat Navy Blue by Spies Hecker

Katros Garage: Jl. Cempaka 1 no.2, Rengas, East Ciputat, South Tangerang City, Banten 15412 Phone: 0838-9788-8333

Check Also

GIIAS 2017 Otoschnell (3)

Beberapa Promo Menarik di GIIAS 2017 Weekdays Special

Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017 kembali digelar selama 10 hari mulai tanggal 10 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *